Nias // Swara Jiwa /// Kabupaten Nias kini memiliki akses transportasi yang lebih baik setelah pembangunan Jembatan Aramco di Desa Mazingo, Kecamatan Hiliduho, selesai dikerjakan. Jembatan yang berdiri di atas Sungai Alimbungo tersebut telah mencapai progres 100 persen dan siap dimanfaatkan masyarakat.
Pembangunan Jembatan Aramco merupakan bagian dari program “Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026” yang dilaksanakan Kodam I/Bukit Barisan melalui Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan Jembatan Garuda. Proyek tersebut rampung pada Kamis (07/05/2026).
Jembatan sepanjang 9 meter itu dibangun untuk memperkuat konektivitas di wilayah terpencil Kabupaten Nias. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat, khususnya dalam mobilitas sehari-hari dan distribusi hasil pertanian warga.
Sebelum jembatan dibangun, masyarakat Desa Mazingo harus menghadapi kesulitan saat melintasi Sungai Alimbungo, terutama ketika debit air meningkat. Kondisi itu kerap menghambat aktivitas warga dan memperlambat akses transportasi.
Dalam pengerjaannya, proyek pembangunan melibatkan personel Kodim 0213/Nias, Yonif TP 903, Yon Zipur 1/DD, serta dukungan masyarakat setempat. Kerja sama antar satuan dan partisipasi warga menjadi faktor penting sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
Program pembangunan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto. Melalui program Karya Bakti Skala Besar, pembangunan infrastruktur dasar di daerah terpencil menjadi prioritas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dengan selesainya Jembatan Aramco, warga Desa Mazingo kini dapat menikmati akses yang lebih aman, cepat, dan efisien. Infrastruktur tersebut juga diyakini dapat membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. (BR)
0 komentar:
Posting Komentar