728x90 AdSpace

­Top Banner Advertisement
  • Latest News

    27.5.26

    Mendiktisaintek Telusuri Dugaan Riset Palsu di Forum Internasional

    Jakarta /// Swara Jiwa - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengusut dugaan pelanggaran integritas akademik konferensi internasional ISPPD 2026 melibatkan WNI tertentu. Menteri Kemendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan pihaknya terus berkoordinasi mendalami fakta, afiliasi, dan keterkaitan institusi pendidikan terkait secara nasional menyeluruh.

    Kita juga harus mengedepankan prinsip kehati-hatian," kata Brian,Ia menegaskan seluruh pihak terkait wajib memperoleh kesempatan klarifikasi melalui verifikasi objektif berdasarkan bukti akademik resmi yang berlaku.

    Ia mengakui dugaan pelanggaran integritas akademik berpotensi memengaruhi persepsi internasional terhadap kredibilitas peneliti Indonesia secara keseluruhan saat ini. Menurutnya, integritas akademik menjadi fondasi utama pendidikan tinggi karena fabrikasi data tidak dapat dibenarkan sepenuhnya dalam penelitian.

    "Namun kita juga perlu melihat secara proporsional," ucapnya menjelaskan mekanisme pengawasan penelitian Indonesia berjalan berkala secara konsisten. Pengawasan tersebut melibatkan perguruan tinggi, komite etik, LPPM, BRIN, serta sistem penjaminan mutu akademik nasional yang terus berjalan.

    Ia menambahkan pelanggaran prosedur standar penelitian dipastikan menurunkan mutu riset serta merusak validitas data ilmiah nasional secara signifikan. Kasus dugaan pemalsuan riset menjadi sorotan publik setelah diungkap peneliti Wa Ode Dwi Daningrat bersama Mandhara kepada masyarakat.

    Dalam unggahannya, keduanya menyebut pemalsuan riset merugikan individu sekaligus mencoreng kredibilitas peneliti Indonesia di dunia internasional secara luas. "Dampaknya fatal. Bukan hanya ke pelaku, tapi semua peneliti dari Indonesia kena getahnya," tulis Mandhara melalui Thread pribadinya.

    Dugaan pemalsuan mencuat setelah konferensi internasional ISPPD 2026 Kopenhagen menghadirkan presentasi penelitian peserta Indonesia sangat impresif bagi peserta. Penelitian dipresentasikan Prihantini, Rifaldy Fajar, dan Rini Winarti diduga fabrikasi. Sementara klarifikasi resmi belum disampaikan kepada publik luas.( SU )


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Mendiktisaintek Telusuri Dugaan Riset Palsu di Forum Internasional Rating: 5 Reviewed By: HarianSwaraJiwa.Com
    Scroll to Top