TARUTUNG – Swara Jiwa /// Guna memastikan situasi tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung melaksanakan razia insidentil penggeledahan kamar hunian warga binaan pada Senin malam (20.15 WIB).
Kegiatan ini tidak dilakukan sendirian. Tim Deteksi Dini Rutan Tarutung menggandeng aparat penegak hukum (APH) lainnya, yakni personel dari Kodim 0210/Tapanuli Utara dan Polres Tapanuli Utara. Kolaborasi lintas instansi ini menunjukkan komitmen serius dalam menjaga ketertiban di dalam rutan.
Meskipun bertajuk razia, petugas menekankan bahwa prosedur dilakukan dengan tetap menghormati hak-hak warga binaan. Sesuai dengan keterangan dalam unggahan resmi akun @rutantarutung, penggeledahan dilakukan secara humanis dan persuasif.
Petugas memeriksa satu per satu sudut kamar hunian untuk mendeteksi dini keberadaan barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan. Seluruh warga binaan kooperatif saat petugas melakukan pemeriksaan badan dan penyisiran area kamar.
Pihak Rutan menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya Deteksi Dini dan peningkatan pengamanan selama bulan Ramadhan.
“Razia insidentil ini dilaksanakan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi seluruh warga binaan, terutama agar ibadah di bulan suci Ramadhan dapat berjalan dengan tenang,” tulis perwakilan Rutan dalam keterangan unggahannya di Instagram
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Sinergi antara Rutan, TNI, dan Polri di Tapanuli Utara ini diharapkan dapat meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di lingkungan pemasyarakatan.(Ceria)

0 komentar:
Posting Komentar