
KARO – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, menegaskan pentingnya kolaborasi antara sektor pariwisata dan pendidikan dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi kawasan wisata *Paepira Lakeside* di Desa Sibolangit Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sabtu (8/11/2025).
Sofyan Tan menilai, keindahan alam Paepira yang kini menjelma menjadi destinasi wisata unggulan di sekitar Danau Toba harus diiringi dengan kemajuan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Menurutnya, hanya dengan masyarakat yang cerdas dan berpendidikan, potensi wisata dapat tumbuh secara berkelanjutan.
“Paepira Lakeside harus menjadi cahaya harapan yang berkelanjutan. Caranya adalah dengan mengkolaborasikan potensi wisata dan pendidikan agar masyarakat sekitar ikut merasakan manfaatnya,” ujar Sofyan Tan.
Ia menjelaskan, keberhasilan pengembangan wisata tidak cukup hanya dengan mempercantik destinasi, tetapi juga membutuhkan masyarakat yang memiliki wawasan dan kemampuan untuk mengelola potensi alam secara bijak. Karena itu, Sofyan Tan mendorong agar anak-anak di sekitar kawasan wisata mendapat dukungan pendidikan yang memadai.
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Tan meminta pemerintah desa mendata siswa SMA/SMK dari keluarga kurang mampu untuk diusulkan sebagai penerima beasiswa KIP Kuliah melalui jalur aspirasinya. Ia juga menegaskan pentingnya memperluas bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa SD dan SMP di kawasan sekitar.
“Kalau anak-anak di desa wisata seperti Paepira bisa sekolah tinggi, maka mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama pembangunan pariwisata. Inilah bentuk keberlanjutan yang sesungguhnya,” katanya.
Sofyan Tan juga menyoroti kondisi beberapa sekolah dasar di kawasan tersebut yang memerlukan perhatian serius, baik dari segi fasilitas maupun dukungan tenaga pendidik. Ia berjanji akan memperjuangkan program rehabilitasi sekolah melalui jalur aspirasi DPR RI agar generasi muda di sekitar Danau Toba mendapatkan lingkungan belajar yang layak.
Kawasan Paepira sendiri kini tengah berkembang pesat sebagai destinasi wisata baru di utara Danau Toba. Dulunya, daerah ini hanyalah dusun sunyi, sebelum dua warga bernama Tusanto Kuslan dan Kiandy Tjong memulai inisiatif pengembangan wisata berbasis alam di tepi danau. Berkat kerja keras dan dukungan warga, Paepira kini menjadi magnet wisata yang membuka banyak peluang ekonomi baru.
Bagi Sofyan Tan, perubahan besar yang terjadi di Paepira adalah contoh nyata bahwa pariwisata dan pendidikan harus berjalan seiring. “Ketika anak-anak di sini berpendidikan, mereka bisa mengelola wisata dengan kreatif dan beretika. Itulah cahaya harapan yang harus terus dijaga,” pungkasnya. ( Pahala )
0 komentar:
Posting Komentar