
MEDAN // Harian Swara Jiwa – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima audiensi pengurus Gereja Kristus di Indonesia (GKDI) di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (25/11/2025). Kehadiran para pengurus selain untuk bersilaturahmi, juga menyampaikan undangan kepada Wali Kota agar hadir pada Perayaan Natal GKDI yang dijadwalkan berlangsung 14 Desember 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas didampingi Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Wandro Malau, Plt Kabag Kesra Agus Suryono, serta Plt Kabag Prokopim M. Fitrah Josa Ritonga.
Rico menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap perkembangan sosial masyarakat. Menurutnya, keluarga masih menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan ketahanan moral di tengah perubahan sosial yang terjadi.
“Hubungan yang harmonis antara suami istri serta orang tua dan anak adalah benteng terkuat dalam menghadapi perkembangan sosial,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi yang membawa dampak baru dalam pola interaksi sosial. Rico menyebut masyarakat kini semakin mudah berkomunikasi melalui media digital, mulai dari pesan singkat hingga panggilan video, namun perlahan mengurangi kebiasaan berinteraksi langsung.
“Interaksi tatap muka mulai berkurang karena perkembangan teknologi. Ini juga menjadi tantangan bagi kehidupan sosial masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Rico mengingatkan bahwa berbagai masalah sosial seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba harus dicegah sejak dari lingkungan keluarga. Orang tua perlu memastikan anak merasa aman, bahagia, dan diterima di rumah sehingga tidak mencari pelarian ke luar.
“Saya berharap pesan-pesan ini dapat disampaikan kepada jemaat dan masyarakat luas agar masyarakat Medan semakin kuat, rukun, dan saling menyayangi,” tuturnya.
Menjelang perayaan Natal, Wali Kota juga mengajak masyarakat menjaga kekuatan multikultural yang dimiliki Kota Medan. Ia menyebut keberagaman etnis dan latar belakang adalah modal besar untuk membangun harmoni sosial.
“Dengan beragam suku dan latar belakang, Medan memiliki kekuatan besar. Tugas kita adalah menjadikannya modal kebersamaan untuk hidup berdampingan secara harmonis,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan GKDI, Paraduan Pakpahan, menyampaikan bahwa perayaan Natal tahun ini akan digelar di Jalan Harmonika Baru, Medan Selayang, dan dihadiri sekitar 1.200 jemaat. Dalam kesempatan itu, ia memohon kesediaan Wali Kota untuk hadir dan memberikan sambutan.
Selain undangan Natal, Paraduan juga mengajukan permohonan perpanjangan izin rumah ibadah yang masa berlakunya akan segera berakhir. Ia berharap Pemerintah Kota dapat membantu memfasilitasi proses perpanjangan tersebut.( BR )
0 komentar:
Posting Komentar