728x90 AdSpace

­Top Banner Advertisement
  • Latest News

    11.11.25

    Pemko Medan Gelar FGD Optimalisasi Pengawasan K3 pada Pekerjaan Konstruksi


    MEDAN – Swara Jiwa // Pemerintah Kota Medan melalui Dinas SDABMBK menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai Optimalisasi Pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor konstruksi. Kegiatan ini bertujuan meninjau peran dan tanggung jawab lintas sektor dalam memastikan keselamatan di setiap proyek pembangunan kota.

    FGD yang diikuti oleh 120 peserta dari berbagai pemangku kepentingan pengawasan K3 dibuka oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Citra Effendi Capah, bertempat di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Selasa (11/11/2025).

    Dalam sambutannya, Asisten Ekbang menekankan pentingnya K3 sejak perencanaan hingga bangunan siap digunakan. “Kota Medan merupakan kota yang dinamis dan terus berkembang. Dalam pelaksanaan pembangunan, K3 harus mendapat perhatian penuh agar keselamatan pekerja dan kualitas proyek terjamin,” ujarnya.

    Citra Effendi Capah juga menjelaskan bahwa pengawasan K3 membutuhkan peran semua pihak, mulai dari pemerintah, kontraktor, konsultan, hingga akademisi. Hadir pada kegiatan ini Anggota Komisi IV DPRD Medan Lailatul Badri, Kepala Sub Direktorat Usaha dan Kelembagaan Jasa Konstruksi Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Afriandi Pohan, Kepala Balai K3 Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, Santi, serta perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Sumut.

    “Fokus diskusi hari ini adalah bagaimana pengawasan K3 dapat dilakukan secara optimal. Diharapkan FGD ini merumuskan rekomendasi kebijakan yang aplikatif, memperkuat koordinasi antar lembaga, dan meningkatkan kesadaran bahwa K3 bukan biaya tambahan, tetapi prioritas utama,” kata Asisten Ekbang.

    Plt. Kadis SDABMBK, Gibson Panjaitan, menambahkan bahwa sektor konstruksi sering menyumbang angka kecelakaan kerja yang signifikan. “Keselamatan dan kesehatan kerja adalah hak dasar setiap pekerja sekaligus investasi jangka panjang bagi keberlanjutan proyek. Masalah K3 tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, ini tanggung jawab kolektif semua pemangku kepentingan,” jelas Gibson.

    Dalam FGD ini, dibahas juga integrasi pengawasan K3 mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga audit pasca proyek. Tanggung jawab kontraktor, partisipasi lintas sektor, serta tantangan dan solusi di lapangan menjadi fokus diskusi utama.

    Sebagai bagian dari advokasi penerapan K3, Dinas SDABMBK juga menampilkan pameran yang menghadirkan newsletter, brosur, flyer, dan video advokasi terkait keselamatan dan kesehatan kerja.

    FGD ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi lintas sektor, mendorong implementasi K3 secara optimal, serta menumbuhkan budaya kerja aman di seluruh proyek konstruksi di Kota Medan.( Rambe )

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Pemko Medan Gelar FGD Optimalisasi Pengawasan K3 pada Pekerjaan Konstruksi Rating: 5 Reviewed By: HarianSwaraJiwa.Com
    Scroll to Top