Medan,Swara Jiwa - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto perintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengusut 1.000 tambang timah ilegal pulau Bangka Belitung
Dikatakan Prabowo pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI untuk menyambut memperingati HUT RI ke-81 tahun Kemerdekaan RI yang berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, acara yang di ikuti DPRD Kota Medan melalui rapat paripurna istimewa, Jumat (14/8/2026), mendengar siaran langsung dari Video.
Dijelaskan Prabowo pemerintah telah menutup sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung, ungkapnya.
Menurutnya, aktivitas tambang ilegal jumlah besar tidak mungkin berlangsung tanpa adanya pengawasan atau pembiaran dari pihak tertentu.
Presiden Prabowo mengharapkan, Menteri Keuangan mengusut persoalan yang berkaitan dengan kepabeanan serta meminta Badan Keamanan Laut (Bakamla) memperkuat pengawasan terhadap penyelundupan, pintanya.
Prabowo menegaskan penyelewengan yang merugikan negara.
“Rakyat pada jaman sekarang tidak mau menerima ketidakadilan dan tidak mau melihat lagi penyelewengan,” tegasnya.
Prabowo dengan bangganya, mengungkapkan perkembangan kinerja PT Timah Tbk. Mencatat laba Rp2,7 triliun di semester I 2026, sembilan kali dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pembenahan tata kelola BUMN dan sektor pertambangan akan terus dilakukan untuk meningkatkan penerimaan negara.(Tim).

0 komentar:
Posting Komentar