Medan///Swara Jiwa//kinerja Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan, Jhon Ester Lase, kembali mendapat sorotan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah rendahnya serapan anggaran dinas tersebut yang disebut masih berada di bawah capaian sejumlah kelurahan dan kecamatan di Kota Medan.
Sorotan tersebut disampaikan Inspektorat Kota Medan, Erfin Fahrurazi, saat menanggapi berbagai keluhan masyarakat terhadap kinerja Dinas Perkimcikataru, Kamis (6/8/2026).
Erfin mengatakan, Perkimcikataru merupakan salah satu dari enam dinas strategis di lingkungan Pemko Medan yang memiliki peran penting dalam pembangunan, pelayanan publik, serta pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah kota.
Namun, kondisi serapan anggaran dinas tersebut justru dinilai belum menunjukkan kinerja yang optimal.
“Kita lihat progres kerja Dinas Perkimcikataru Medan paling rendah serapan anggarannya, bahkan di bawah kelurahan dan kecamatan. Padahal, Wali Kota Medan berharap besar dinas ini menjadi salah satu penggerak pembangunan sekaligus peluang bagi peningkatan PAD Kota Medan,” tegas Erfin.
Atas kondisi tersebut, Erfin menegaskan Inspektorat Kota Medan akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Jhon Ester Lase selaku pimpinan Dinas Perkimcikataru.
Evaluasi dilakukan untuk memastikan program yang telah direncanakan dapat direalisasikan sesuai target, sekaligus memastikan anggaran yang telah dialokasikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain persoalan serapan anggaran, Erfin juga menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Menurutnya, persoalan dalam proses pelayanan PBG harus segera dibenahi karena berpotensi menghambat masyarakat maupun dunia usaha.
“Ini harus segera dibenahi. Jangan sampai persoalan pelayanan perizinan justru menjadi hambatan bagi masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.
Erfin menilai, kinerja Dinas Perkimcikataru di bawah kepemimpinan Jhon Ester Lase belum sepenuhnya sejalan dengan arah kebijakan dan target kerja Pemko Medan pada 2026, khususnya dalam percepatan pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
menyebut, di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, arah pembangunan telah dirumuskan melalui Rapat Kerja Pembangunan (RKP) Kota Medan Tahun 2026 dengan tema “Pulih Bersama, Bangkit Lebih Kuat, Bergerak Serentak Membangun Kota Medan”.
Namun, Erfin menilai implementasi program tersebut di lingkungan Dinas Perkimcikataru belum berjalan maksimal.
Karena itu, evaluasi terhadap kinerja pimpinan dinas dinilai penting untuk memastikan target pembangunan, pelayanan perizinan, serta realisasi anggaran dapat berjalan lebih efektif dan sesuai harapan masyarakat.
(GD)
0 komentar:
Posting Komentar