728x90 AdSpace

­Top Banner Advertisement
  • Latest News

    7.8.26

    Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan Buka Ujian PPAT 2026, Tegaskan Pentingnya Profesionalisme dan Integritas dalam Pelayanan Pertanahan

     

    Bogor – swara jiwa///Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, secara resmi membuka Ujian Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Tahun 2026 yang digelar di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Cikeas, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026).

    Dalam sambutannya, Wamen Ossy menegaskan bahwa penyelenggaraan Ujian PPAT merupakan langkah strategis Kementerian ATR/BPN untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan pertanahan yang berkualitas melalui PPAT yang memiliki kompetensi, profesionalisme, serta integritas tinggi.

    "Ujian PPAT merupakan bagian dari komitmen Kementerian ATR/BPN dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan pertanahan dari PPAT yang kompeten, memahami hukum pertanahan, profesional, dan berintegritas. Kualitas pelayanan pertanahan tidak hanya ditentukan oleh regulasi maupun teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya," ujar Ossy Dermawan.

    Tahun 2026, Ujian PPAT diikuti sebanyak 7.886 peserta yang terdiri dari 2.929 peserta notaris dan 4.957 peserta non-notaris. Khusus peserta non-notaris, mereka akan bersaing mengisi 1.743 formasi PPAT yang tersebar di 270 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

    Untuk menjamin lahirnya PPAT yang berkualitas, materi ujian disusun secara komprehensif, meliputi organisasi Kementerian ATR/BPN, hukum pertanahan, penetapan hak dan pendaftaran tanah, tata cara pembuatan akta, hingga kode etik profesi.

    Menurut Wamen Ossy, seluruh materi tersebut dirancang agar setiap calon PPAT memiliki bekal pengetahuan yang kuat sekaligus mampu menjalankan profesinya secara profesional dan bertanggung jawab.

    Selain menyelenggarakan seleksi yang ketat, Kementerian ATR/BPN juga terus melakukan penyempurnaan regulasi jabatan PPAT beserta sistem pembinaan dan pengawasannya. Langkah tersebut dilakukan agar aturan yang berlaku semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, memperkuat etika profesi, serta memperjelas hak dan kewajiban PPAT.

    "Kami juga terus mengembangkan sistem penilaian kinerja PPAT bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) agar penilaian menjadi lebih objektif, transparan, dan proporsional," tambahnya.

    Pelaksanaan Ujian PPAT Tahun 2026 berlangsung di tiga lokasi berbeda. Di Kantor BPSDM Kementerian ATR/BPN, Cikeas, ujian dilaksanakan pada 3–5 Agustus 2026 dengan 2.482 peserta. Selanjutnya di Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta, ujian akan berlangsung pada 11–13 Agustus 2026 dan diikuti 2.397 peserta. Sementara di Politeknik Agraria STPN, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ujian dijadwalkan pada 18–20 Agustus 2026 dengan jumlah peserta mencapai 3.007 orang.

    Pembukaan Ujian PPAT Tahun 2026 turut dihadiri Kepala BPSDM Kementerian ATR/BPN Agustyarsyah, Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT dan Mitra Kerja Ana Anida, Ketua Umum IPPAT Hapendi Harahap, serta jajaran pengurus IPPAT Pusat.

    Melalui pelaksanaan Ujian PPAT Tahun 2026, Kementerian ATR/BPN berharap dapat melahirkan PPAT yang memiliki kompetensi tinggi, menjunjung etika profesi, serta mampu memberikan kepastian hukum dan pelayanan pertanahan yang semakin profesional, modern, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia.(clara)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan Buka Ujian PPAT 2026, Tegaskan Pentingnya Profesionalisme dan Integritas dalam Pelayanan Pertanahan Rating: 5 Reviewed By: HarianSwaraJiwa.Com
    Scroll to Top