Salak,Harianswarajiwa//Menteri Pemuda dan Olah Raga RI Erick Thohir mengatakan bahwa kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dan dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama.
Hal ini dia sampaikan dalam pidato tertulis Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 hari ini (20/08/26) yang dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Pakpak Bharat H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd dalam Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke 98 tingkat Kabupaten Pakpak Bharat.
Karena itu kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati. Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya, jelas Erick Thohir.
Erick Thohir berpesan bahwa pemuda Indonesia harus menjadi pemuda yang bercita-cita tinggi namun tetap menjaga jatidiri Indonesia yang memiliki kelembutan hati.
Bermimpi lah setinggi langit. Bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati.
Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya.
Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia, pesan dia.
98 tahun yang lalu, tepatnya 28 oktober 1928, para pemuda dari berbagai elemen berkumpul dan mengadakan kongres di kota Batavia (Jakarta). Kongres pemuda yang pertama kali ini menghasilkan tiga butir sumpah pemuda, sebagai tonggak sejarah bersatunya para pemuda dari berbagai suku, daerah, dan agama untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.(Ceria)



0 komentar:
Posting Komentar