![]() |
| KH Muhammad Nuh |
Medan, Swara Jiwa // Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumut, KH Muhammad Nuh, mengapresiasi semangat yang tidak luntur para calon jamaah haji Indonesia Walau sekarang di negara Arab Dihantui Perang Israel AS Vs Iran Selamat jalan kepada para calon jamaah haji asal Sumut yang akan mulai diberangkatkan dari Asrama Haji Medan ke Tanah suci Makkah dan Madinah mulai 21 April bulan ini, sebanyak lebih 5000 orang dari 23 Kabupatèn dan kota
Dia mengajak Bangsa kita berdoa, semoga perang ini cepat berakhir sebelum penyelenggaraan haji dimulai Dia banyak berharap kepada Kementerian Haji dan umrah ( Kemenhaj), sebagai penyelenggara yang akan memberangkatkan lebih dari 200 ribu calon haji Indonesia, penyelenggaraannya lebih baik dari tahun tahun sebelumnya
Kepada Swara Jiwa ketika dihubungi Rabu pagi (1/4), dia memperkirakan banyak permasalahan yang akan dihadapi penyenggara, terutama ketika berada di Tanah suci Makkah dan Madinah
Meskipun demikian, katanya pemerintah terus berupaya untuk menyelenggarakan. ibadah haji ini dengan sebaik baiknya. Karena itu pemerintah membentuk Kementerian haji, yang terpisah dari Kementerian agama yang selama ini sebagai penyelenggara ibadah haji
Sebagai orang yang sudah pernah berhaji beberapa tahun dia menyadari beratnya tugas yang diemban penyelenggara, karena itu lah dibentuk Kementerian haji. Agar penyelenggaraan haji terus membaik setiap tahunnya
Menurutnya permasalahan yang akan dihadapi Kemenhaj , tidak jauh berbeda dengan yang dihadapi kemenag. Tugas utama sebaiknya memperbaiki kekurangan kekurangan penyelenggara sebelumnya
Dia berharap para petugas seharusnya yang sudah pernah berhaji, jadi fokus pada tugasnya. Mantan anggota DPRD Sumut dua periode dari Fraksi PKS ini untuk pertama kali ini Kemenhaj tidak perlu menbikin peraturan baru, seperti misalnya masalah Dam.
Kemenhaj sebenarnya tidak perlulah ikut ikutan mengurusi masalah ini. Serahkan saja kepada para calon jamaah masing masing Termasuk masalah qurban calon haji.Maunya pengasuh Pondok Pesantren Al - Uswah di Kecamatan Kuala Langkat ini, Kemenhaj melakukan evaluasi masalah Dam dan Qurban ini isai ibadah dan dan diterapkan tahun depan (ZAINAL)

0 komentar:
Posting Komentar