728x90 AdSpace

­Top Banner Advertisement
  • Latest News

    22.4.26

    Luthfina Siswi MAN 1 Langkat Lolos Ke Universitas Al-Azhar Kairo.

     

    LANGKAT /// Swara Jiwa – Di sudut tenang MAN 1 Langkat, ada satu suara yang selalu dinanti. Saat acara Madrasah dimulai, aula yang riuh akan mendadak hening. Dari pengeras suara, mengalun merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an. Suara itu milik Luthfina Zahraini.

    Bagi guru dan teman-temannya, Luthfina bukan sekadar siswi berprestasi. Ia adalah sosok yang menyejukkan. Tenang, rendah hati, santun dalam bersikap, tapi menyimpan semangat besar dalam diamnya.

    Sejak awal masuk MAN 1 Langkat, Luthfina sudah jatuh hati pada Al-Qur’an. Ekstrakurikuler tilawah dan Kursus Kader Dakwah jadi rumah keduanya. Di sana ia mengasah tajwid, melatih penghayatan, dan menjadikan dakwah sebagai jalan hidup. “Bagi Luthfina, tilawah bukan sekadar kegiatan. Itu ruang dia menemukan ketenangan sekaligus kekuatan.

    Setiap kali Luthfina didapuk jadi Qoriah, suasana berubah. Bukan hanya karena tekniknya indah, tapi karena bacaan itu terasa. “Ia tidak hanya membaca, tapi menghadirkan rasa,” ujar seorang guru yang kerap mendengarnya.

    Di balik suara merdu itu, ada jadwal padat yang tak banyak orang tahu. Luthfina membagi waktu antara pelajaran akademik dan latihan tilawah dengan disiplin tinggi. Pulang sekolah bukan berarti istirahat. Ada murajaah, ada latihan vokal, ada setoran hafalan. Namun lelah tak pernah ia tunjukkan. Ia tetap ramah, tetap ringan tangan membantu teman.

    Mimpi Luthfina sederhana tapi besar, belajar di Mesir. Negeri para Nabi, pusat peradaban Islam dunia. Bagi dia, Universitas Al-Azhar Kairo bukan sekadar kampus impian. “Itu panggilan hati untuk memperdalam ilmu agama dan mengabdi lebih luas,” ucapnya suatu kali.

    Jalan ke sana terjal. Seleksi akademik ketat, tes bahasa, uji pemahaman keislaman, dan mental yang harus disiapkan. Di setiap tahap, doa jadi teman paling setia. 

    Sampai kabar itu datang. Nama Luthfina Zahraini tercantum sebagai Mahasiswa baru Universitas Al-Azhar Kairo, jurusan Syari’ah Islam. Air mata pecah di MAN 1 Langkat. Bukan hanya Luthfina yang menangis, tapi juga guru-gurunya. Semua pengorbanan terbayar lunas.

    Kepala MAN 1 Langkat Sugiono, S.Ag., M.A tak bisa menyembunyikan bangga. “Ini capaian yang sangat membanggakan. Luthfina contoh nyata bagaimana siswa yang tekun, santun, dan istiqamah bisa sampai ke tingkat internasional,” katanya.

    Kini, dari madrasah di Langkat, Luthfina bersiap ke Kairo. Ia tak hanya membawa koper dan buku. Ia membawa doa orang tua, guru, teman, dan harapan satu madrasah. Suara yang dulu menggema di aula MAN 1 Langkat, kini akan belajar di kota tempat ulama-ulama besar lahir. 

    Kelak, Luthfina ingin pulang. Bukan hanya sebagai sarjana Al-Azhar, tapi sebagai pribadi yang lebih berilmu dan bermanfaat. (Suhendra)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Luthfina Siswi MAN 1 Langkat Lolos Ke Universitas Al-Azhar Kairo. Rating: 5 Reviewed By: HarianSwaraJiwa.Com
    Scroll to Top