Medan,Swara Jiwa /// Bertugas sebagai Petugas Haji Daerah (PHD) yang dipercayakan Wali Kota dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) selalu disebut-sebut sebagai haji nebeng.
Penilaian ini terasa tidak mengenakan bagi Maulana Siregar yang kebetulan dipercayakan Wali Kota Medan, Rico Waas sebagai salah satu PHD di kelompok terbang (Kloter)I Embarkasi Medan.
"Saya tidak mau dibilang haji nebeng. Karena kata-kata itu seperti mengecilkan harkat saya,"kata Maulana Siregar didampngi Sahrul Jalal dari KBIH Muhammadiyah di depan Masjid Namiroh Asrama Haji Medan, Selasa malam, (21/4/2026).
Maulana yang juga Ketua Pengurus Daerah (PD)Muhammadiyah Kota Medan ini menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai PHD yang nantinya bisa bersinergi dengan pembimbing ibadah haji, kesehatan, ketua kloter dan lainnya.
Selain mendoakan kelarganya, Maulana juga akan mendoakan kota Medan tetap kondusif dan masyarakatnya bertambah maju sesuai harapan bersama.
Khusus kepada Wali Kota Medan, Maulana sangat berharap Rico Waas dapat memenuhi janji-janji kampanyenya semasa pemilihan Walikota tahun 2025 lalu.
"Karena masyarakat menghendaki adanya perbaikan-perbaikan di berbagai bidang," katanya seraya menambahkan tentang Murur dan Tanajul, bagian dari perjalanan ibadah haji. (Za/Br)

0 komentar:
Posting Komentar