728x90 AdSpace

­Top Banner Advertisement
  • Latest News

    15.7.26

    Menteri Nusron Gandeng 28 Kampus, Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Setahun

     


    Makassar – swara Jiwa///Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik untuk mempercepat sertipikasi tanah wakaf di Provinsi Sulawesi Selatan. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, bersama 28 rektor perguruan tinggi negeri dan swasta se-Sulawesi Selatan di Auditorium Universitas Islam Makassar (UIM), Kamis (9/7/2026).

    Kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi nasional Kementerian ATR/BPN dalam mempercepat sertipikasi tanah wakaf melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang melibatkan mahasiswa sebagai mitra pendamping masyarakat di lapangan.

    Menteri Nusron menargetkan sekitar 14 ribu bidang tanah wakaf yang hingga kini belum bersertipikat di Sulawesi Selatan dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun melalui kolaborasi dengan 28 perguruan tinggi tersebut.

    "Melalui kerja sama ini, saya berharap kekurangan sekitar 14 ribu bidang tanah wakaf di Sulawesi Selatan dapat dikerjakan bersama oleh 28 kampus. Saya juga berharap KKN Tematik yang dilaksanakan memiliki indikator kinerja yang jelas sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Menteri Nusron.

    Berdasarkan data Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kementerian Agama, Sulawesi Selatan memiliki sekitar 18 ribu bidang tanah wakaf. Namun, hingga saat ini baru 4.516 bidang atau sekitar 24,87 persen yang telah memiliki sertipikat. Angka tersebut masih berada jauh di bawah rata-rata nasional yang telah mencapai sekitar 58 persen.

    Untuk itu, Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh tanah wakaf di Indonesia telah tersertipikasi paling lambat pada tahun 2028. Pelibatan perguruan tinggi melalui KKN Tematik dinilai menjadi salah satu solusi efektif dalam mempercepat pencapaian target tersebut.

    Keberhasilan model KKN Tematik sebelumnya telah dibuktikan oleh Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Dalam waktu tiga bulan, mahasiswa KKN dari kampus tersebut berhasil membantu proses sertipikasi sebanyak 2.487 bidang tanah wakaf.

    Keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi Menteri Nusron untuk menerapkan pola serupa di Sulawesi Selatan.

    "Saya ingin membawa keberhasilan itu ke Sulawesi Selatan. Harapan saya, ketika kembali tahun depan, seluruh tanah wakaf dan tempat ibadah dari semua agama di Sulawesi Selatan sudah mencapai 100 persen atau setidaknya mendekati 100 persen bersertipikat," katanya.

    Sebagai bentuk nyata komitmen percepatan sertipikasi tanah wakaf, pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan, Wartomo, menyerahkan sebanyak 83 sertipikat tanah wakaf kepada para penerima. Sertipikat tersebut diperuntukkan bagi tanah masjid, musala, yayasan, serta berbagai tempat ibadah lainnya di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.

    Sementara itu, Rektor Universitas Islam Makassar, Muammar Bakry, menyampaikan apresiasi atas langkah Kementerian ATR/BPN yang dinilainya sangat strategis dalam melindungi aset umat. Menurutnya, kepastian hukum melalui sertipikat wakaf tidak hanya penting dari aspek administrasi pertanahan, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap rumah ibadah dari potensi sengketa maupun penyerobotan.

    Ia juga mengajak seluruh perguruan tinggi untuk mendukung penuh pelaksanaan KKN Tematik sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus membantu percepatan legalisasi aset-aset keagamaan.

    Dalam kegiatan tersebut, Menteri Nusron turut didampingi Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Andi Tenri Abeng, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad, Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT, dan Mitra Kerja Ana Anida, Sekretaris Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Yoga Suwarna, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Bahrun Munawir, serta Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid.

    Melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, Kementerian ATR/BPN optimistis percepatan sertipikasi tanah wakaf di Sulawesi Selatan dapat menjadi model nasional dalam mewujudkan kepastian hukum atas aset keagamaan sekaligus melindungi tanah wakaf bagi kepentingan umat di masa mendatang.(clara)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Menteri Nusron Gandeng 28 Kampus, Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Setahun Rating: 5 Reviewed By: HarianSwaraJiwa.Com
    Scroll to Top