728x90 AdSpace

­Top Banner Advertisement
  • Latest News

    9.7.26

    Antrean BBM Mengular Hingga 3 Kilometer di SPBU Batang Beruh Sidikalang, Warga Pertanyakan Penyebabnya

     


    DAIRI///Swara Jiwa///Antrean kendaraan di SPBU Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, kembali menjadi sorotan masyarakat. Pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, antrean kendaraan terlihat mengular hingga diperkirakan mencapai sekitar 2,5 kilometer ke arah Mapolres Dairi dan sekitar 1,5 kilometer ke arah Simpang Pajus.

    Pantauan awak media di lapangan menunjukkan ratusan kendaraan, mulai dari mobil pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan niaga, telah mengantre sejak dini hari untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Bahkan, beberapa pengemudi memilih bermalam dan tidur di dalam mobil agar tidak kehilangan antrean.

    Salah seorang warga bermarga Tinambunan yang ditemui di lokasi mengaku heran dengan kondisi tersebut.

    «"Ada apa ya, Kak? Apakah minyak akan langka terus atau memang jumlah kendaraan yang semakin banyak? Untung sekarang masih libur sekolah. Bayangkan kalau anak-anak sudah masuk sekolah, pasti kemacetan akan semakin parah," ujarnya.»

    Sejumlah pengendara mengaku antrean panjang seperti ini sudah berulang kali terjadi. Mereka berharap ada langkah konkret dari pihak terkait agar distribusi BBM dapat berjalan lebih lancar sehingga masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mengisi bahan bakar.

    Selain menyebabkan waktu tunggu yang panjang, antrean kendaraan juga berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di kawasan Sidikalang. Kendaraan yang memenuhi badan jalan mengakibatkan kemacetan dan meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama pada jam-jam aktivitas masyarakat.

    Di sisi lain, awak media juga mendapati sejumlah kios di sekitar SPBU menjual BBM jenis Pertamax dalam kemasan dengan harga berkisar antara Rp18.000 hingga Rp20.000 per liter. Harga tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan harga resmi di SPBU, sehingga menjadi perhatian masyarakat yang berharap adanya pengawasan dari instansi terkait terhadap praktik penjualan BBM di luar jalur resmi.

    Fenomena antrean panjang ini pun menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Dairi. Beragam spekulasi muncul mengenai penyebabnya, mulai dari meningkatnya jumlah kendaraan, pola distribusi BBM, hingga faktor lainnya. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti terjadinya antrean tersebut.

    Masyarakat berharap pemerintah, pihak pengelola SPBU, serta instansi terkait dapat segera memberikan penjelasan dan mengambil langkah strategis untuk mengurai antrean, menjamin kelancaran distribusi BBM, serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa harus menunggu berjam-jam.

    Peristiwa ini menjadi salah satu isu yang paling banyak diperbincangkan warga Kabupaten Dairi pada Kamis pagi, karena tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap kelancaran lalu lintas dan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan SPBU Batang Beruh.(cs02)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Antrean BBM Mengular Hingga 3 Kilometer di SPBU Batang Beruh Sidikalang, Warga Pertanyakan Penyebabnya Rating: 5 Reviewed By: HarianSwaraJiwa.Com
    Scroll to Top