728x90 AdSpace

­Top Banner Advertisement
  • Latest News

    25.8.26

    Kalapas Pancur Batu Bersama Warga Binaan Panen Ikan Lele, Wujud Nyata Pembinaan Produktif

     

    PANCUR BATU///Swara Jiwa/// Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pancur Batu, Tribowo, bersama warga binaan dan jajaran pejabat struktural melaksanakan panen ikan lele sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Senin (24/8/2026).

    Kegiatan panen tersebut menjadi salah satu wujud nyata komitmen Lapas Kelas IIA Pancur Batu dalam memberikan pembinaan yang produktif kepada warga binaan. Melalui kegiatan budidaya ikan lele, warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga dibekali pengalaman yang dapat menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang mandiri setelah selesai menjalani masa pidana.

    Kalapas Pancur Batu, Tribowo, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan melalui budidaya ikan merupakan bagian dari upaya memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan.

    “Panen ikan lele ini merupakan wujud nyata dari pembinaan yang kami berikan kepada warga binaan. Kami ingin mereka mendapatkan keterampilan yang bermanfaat dan dapat dikembangkan ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Tribowo.

    Menurutnya, keberhasilan panen juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti berbagai program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Selain menghasilkan produk, kegiatan tersebut juga mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta ketekunan.

    Dalam kegiatan tersebut, Kalapas bersama jajaran dan warga binaan turut melihat secara langsung proses panen ikan lele yang telah dibudidayakan. Hasil panen diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga program pembinaan kemandirian di Lapas Pancur Batu mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan.

    Tribowo menegaskan bahwa Lapas Pancur Batu akan terus mendorong berbagai inovasi pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan.

    “Harapannya, apa yang mereka pelajari di dalam Lapas dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat. Dari balik tembok, tetap ada harapan untuk berubah, berkarya, dan menjadi pribadi yang lebih mandiri,” pungkasnya.

    Kegiatan panen ikan lele tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga memberikan keterampilan kerja sebagai bagian dari persiapan warga binaan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.(Ceria)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Kalapas Pancur Batu Bersama Warga Binaan Panen Ikan Lele, Wujud Nyata Pembinaan Produktif Rating: 5 Reviewed By: HarianSwaraJiwa.Com
    Scroll to Top