Lubuk Pakam // Swara Jiwa // Bupati Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan melantik 15 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Kamis (22/1/2026). Pelantikan tersebut berlangsung di lantai II Aula Cendana Kantor Bupati Deli Serdang.
Para pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi lelang jabatan. Sebagian di antaranya sebelumnya menjabat sebagai camat, kepala bidang, hingga sekretaris. Saat pelantikan berlangsung, Bupati Asri menyampaikan sejumlah arahan tegas terkait target kerja dan pola pelayanan yang harus dijalankan para pejabat baru.
Salah satu penekanan yang disampaikan adalah kewajiban tinggal di rumah dinas yang berada di kompleks perkantoran Bupati. Menurut Asri, hal tersebut merupakan bagian dari komitmen dan kesiapan pejabat dalam menjalankan tugas.
"Seluruh kadis harus tinggal di rumah dinas. Nggak ada yang gak tinggal di rumah dinas. Begitu juga dengan Camat. Tinggal di rumah dinas termasuk Kapus. Kalau nggak siap cari Kabupaten lain," ucap Asri.
Bupati yang akrab disapa Aci itu menegaskan para pejabat yang dilantik telah dipilih melalui pertimbangan yang matang. Ia juga menjelaskan alasan melibatkan figur-figur muda dalam jabatan eselon II.
"Saya berharap darah muda jadi eselon II akan berikan warna tambahan. Berikan satu daya dobrak yang baik untuk pelayanan kepada masyarakat Deli Serdang," kata Aci.
Selain itu, Asri mengingatkan agar pola pikir lama yang tidak sejalan dengan semangat pelayanan publik segera ditinggalkan. Ia menegaskan pejabat tidak boleh lagi menempatkan diri untuk dilayani, melainkan melayani masyarakat. Hal ini juga ditekankan kepada pejabat yang sebelumnya berasal dari instansi luar daerah.
"Yang dari instansi luar, saya berharap anda bisa menyesuaikan diri dengan pola yang ada. Ditinggalkan pola dari Kabupaten lama. Jangan terbawa pola lama," ujar Aci.
Penerapan pola kerja yang terstruktur dan berbasis target juga menjadi perhatian utama. Asri menegaskan tidak ada lagi pola kerja yang bersifat makro atau abstrak. Pejabat yang tidak mampu memenuhi target kinerja disebut siap-siap dievaluasi hingga diminta mengundurkan diri.
"Jangan takut untuk menilai kinerja bawahan itu baik atau tidak. Objektif menilai. Kalau jelek buat jelek atau kurang. Yang mempertahankan jabatan kinerja bukan backup atau duit. Kalau anda ragu menurunkan bawahan anda sehingga target anda tidak tercapai jangan salahkan saya menurunkan anda dan didemosi. Berbasis kinerja yang riil bukan abstrak seperti biasa," tegasnya.
Dari total 16 jabatan eselon II yang dilelang, satu jabatan yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil belum dilantik karena masih dalam proses di Kementerian Dalam Negeri.
Berikut daftar 15 pejabat eselon II yang dilantik:
Kepala Dinas Kesehatan dr Tetti Rossanti Keliat
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Yetty Sembiring
Kepala Dinas Sosial Yusnaldi
Kepala Dinas Tenaga Kerja Syahdin Setia Budi Pane
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rio Laka Dewa
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Anita Magdanela br Situmorang
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu A Fitriyan Sukri
Kepala Dinas Kominfostan Sandra Dewi Situmorang
Kepala BKPSDM M Yusuf
Kepala Kesbangpol Kurnia Boloni Sinaga
Kepala Dinas Pendidikan Suparno
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Hesron
Direktur RSUD dr Erlinda Yani
Kepala Dinas Perikanan Erlita Lubis
Kepala Bapenda Sri Armayani
( Wanter )
0 komentar:
Posting Komentar