Medan,( Swara Jiwa ) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sumatera Utara menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia atas langkah tegas dalam menertibkan praktik peredaran narkoba dan perjudian di wilayah Bumi Perkemahan Sibolangit, termasuk penindakan terhadap oknum yang diduga terlibat dalam pembackingan bandar.
M. Rois menyatakan bahwa tindakan kepolisian tersebut merupakan sinyal positif bagi penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan terorganisir di Sumatera Utara.
“Kami mengapresiasi langkah tegas kepolisian yang berani menindak praktik narkoba dan judi, termasuk apabila melibatkan oknum aparat. Ini menunjukkan bahwa hukum harus berdiri di atas semua kepentingan dan tidak boleh tunduk pada siapa pun,” tegas M. Rois.
Lebih lanjut, M. Rois menekankan bahwa pengusutan kasus ini tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan semata, melainkan harus menyentuh seluruh jaringan yang terlibat.
“Penindakan ini harus dilanjutkan dengan pengusutan secara menyeluruh dan transparan. Jangan ada tebang pilih. Bongkar jaringan, aktor intelektual, serta pihak-pihak yang selama ini melakukan pembackingan terhadap bandar narkoba dan judi,” lanjutnya.
BADKO HMI Sumut menilai bahwa narkoba dan perjudian merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda serta merusak tatanan sosial masyarakat. Oleh karena itu, konsistensi dan keberanian aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.
“Sumatera Utara tidak boleh menjadi ruang aman bagi narkoba, judi, dan pengkhianatan terhadap amanah hukum. BADKO HMI Sumut akan terus mengawal proses ini sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan fungsi kontrol sosial mahasiswa,” tutup M. Rois.
Ia juga meminta kepada oknum-oknum yang disinyalir mengelola Bumi Perkemahan Sibolangit sepihak untuk kembali memberikan kepada yang berhak mengelolanya agar dijadikan kembali sebagai pembinaan dan pendidikan untuk generasi muda.(Tim)

0 komentar:
Posting Komentar