Jakarta // Swara Jiwa // TNI Angkatan Udara (TNI AU) memperkokoh kekuatan operasi udara nirawak dengan mengukuhkan lima perwira TNI AU sebagai penerbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA).
Pengukuhan tersebut dilaksanakan melalui upacara Wingday Sekolah Penerbang (Sekbang) PTTA angkatan ke-8 yang dipimpin oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI T.B.H. Age Wiraksono di Makodiklatau, Jakarta, Selasa (20/1).
Sebelum dikukuhkan, para perwira terlebih dahulu menempuh pendidikan selama sembilan bulan di Skadron Pendidikan (Skadik) 104 dan Skadik 103 Wing Pendidikan (Wingdik) 100/Terbang. Tahapan pendidikan mencakup pembelajaran bina kelas, simulator, dan latihan terbang.
Para wisudawan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu serta keterampilan yang telah diperoleh, serta terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna mewujudkan TNI AU yang AMPUH (adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis).
“Keberhasilan menyelesaikan pendidikan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan menjadi gerbang awal untuk memasuki medan pengabdian yang sesungguhnya,” ungkap Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono
Komandan Kodiklatau berpesan kepada para lulusan untuk terus meningkatkan kemampuan serta memberikan pengabdian terbaik bagi Indonesia, TNI, dan TNI Angkatan Udara.
“Selalu pegang teguh prinsip airmanship dalam penugasan. Jadilah perwira penerbang yang profesional dan berkomitmen agar senantiasa siap memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” pesan Dankodiklatau.
Dalam upacara yang sama, Dankodiklatau juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik pendidikan Sekbang PTTA A-8 yang berhasil diraih oleh Letda Pnb (N) Abdurrofi.( Jun )
0 komentar:
Posting Komentar