
SIMALUNGUN // Harian Swara Jiwa – Kepolisian Resor Simalungun menyalurkan 1.620 paket bantuan makanan siap saji bagi warga terdampak banjir dan longsor akibat siklon tropis di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Bantuan tersebut dilepas langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang pada Minggu sore, 14 Desember 2025.
Pelepasan bantuan berlangsung di halaman Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Simalungun, Jalan Asahan Kilometer VII, Kecamatan Siantar. Bantuan itu merupakan hasil kerja dapur umum Polres Simalungun yang beroperasi selama dua hari penuh.
“Sebagai sesama anak bangsa, kita tidak bisa tinggal diam ketika saudara-saudara kita tertimpa musibah. Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab kita bersama,” kata Marganda Aritonang saat dikonfirmasi Minggu malam.
Berbeda dari bantuan instan pada umumnya, paket yang dikirim berupa makanan siap konsumsi hasil masakan dapur umum. Menu yang disiapkan terdiri dari sambal teri, tempe, kentang, dan kacang, yang dipilih karena dinilai bergizi dan tahan lama.
Total bantuan yang dikirim mencakup 1.620 bungkus makanan dan 1.250 lembar kain sarung. Untuk Kabupaten Tapanuli Tengah, Polres Simalungun mengirim 810 bungkus makanan dan 625 lembar kain sarung. Jumlah yang sama juga disalurkan ke Kota Sibolga.
Selama dua hari, dapur umum Polres Simalungun melibatkan Bhayangkari, polwan, aparatur sipil negara, serta pegawai honorer. Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun, Nanik M. Aritonang, mengatakan seluruh proses dilakukan dengan pengawasan langsung Kapolres.
“Beliau beberapa kali datang ke dapur, memastikan kualitas masakan dan memberi semangat kepada tim,” ujar Nanik.
Wakil Kepala Polres Simalungun, Komisaris Polisi Edi Sukamto, menilai keterlibatan langsung Kapolres menjadi faktor penting dalam soliditas tim. Menurut dia, kepemimpinan yang turun langsung ke lapangan membuat seluruh personel terdorong bekerja maksimal.
Selain bantuan dari kepolisian, masyarakat Simalungun juga turut menyumbangkan kain sarung, pakaian, dan perlengkapan bayi. Bantuan masyarakat tersebut digabungkan dalam pengiriman menuju lokasi terdampak.
Pengangkutan bantuan menggunakan truk boks Dalmas yang dikawal personel Samapta. Penyaluran di lokasi akan dikoordinasikan bersama Polres Tapanuli Tengah dan Polres Sibolga agar bantuan tepat sasaran.
Sebelum keberangkatan, Kapolres Simalungun memimpin doa bersama dan memberikan arahan kepada personel yang bertugas. Ia menekankan bahwa bantuan tersebut membawa misi kemanusiaan dan merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran.
“Pastikan bantuan ini sampai dengan selamat. Ini bukan sekadar logistik, tapi harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” kata Marganda.
Truk bantuan meninggalkan Mapolres Simalungun sekitar pukul 16.30 WIB, membawa hasil kerja dua hari dapur umum dan solidaritas dari aparat kepolisian serta masyarakat. (RN )
0 komentar:
Posting Komentar