728x90 AdSpace

­Top Banner Advertisement
  • Latest News

    3.10.26

    Bupati Franc Bernhard Tumanggor Temui Wamenkes Bahas Penguatan Fasilitas Kesehatan Pakpak Bharat

    Salak//Harianswarajiwa//Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menemui Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas penguatan fasilitas dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pakpak Bharat.Dalam pertemuan itu, Bupati Franc Bernhard didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat dr. Thomas, MM, serta Kepala UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakpak Bharat, dr. Manuturi Situmorang, MKM.

    Wakil Menteri Kesehatan memaparkan sejumlah program Kementerian Kesehatan dalam rangka mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik, termasuk di Kabupaten Pakpak Bharat.Program tersebut antara lain peningkatan kapasitas dua unit Puskesmas, yakni Puskesmas Singgabur dan Puskesmas Siempat Rube. Kedua puskesmas tersebut direncanakan akan dibangun dengan gedung baru yang mengikuti standar yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

    Selain itu, pemerintah juga merencanakan rehabilitasi lima gedung puskesmas yang telah ada serta peningkatan kapasitas gedung Rumah Sakit Umum Daerah Pakpak Bharat.Penguatan sektor kesehatan juga mencakup peningkatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan melalui penempatan tenaga medis, dokter spesialis, serta tenaga paramedis sesuai kebutuhan daerah.

    Wamenkes menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat dalam menjalankan berbagai program pembangunan kesehatan.Terkait pembangunan kesehatan ini, yang terpenting adalah komunikasi yang baik antar daerah, provinsi dan pusat. Semua bisa kita bicarakan, kita rencanakan bersama kalau komunikasi di antara kita terjalin baik,” jelas Wamenkes.»

    Menurutnya, setiap program kesehatan juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.Kita juga perlu sesuaikan dengan kebutuhan di daerah, sehingga program-program kita benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Itulah salah satu fungsi dari komunikasi yang baik,” lanjutnya.

    Menanggapi rencana tersebut, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyambut baik perhatian dan dukungan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat siap menerima serta mengikuti arahan Pemerintah Pusat dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

    Franc juga menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu kendala dalam mengembangkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih kompleks.Kami sangat berterima kasih atas adanya rencana ini, yang tentunya akan sangat membantu kami di daerah, khususnya bagi pelayanan bidang kesehatan,” ujar Franc

    Ia menjelaskan, kondisi RSUD Pakpak Bharat saat ini masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana maupun tenaga kesehatan. Kondisi geografis Pakpak Bharat yang relatif jauh juga menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain yang memiliki fasilitas lebih memadai.Kondisi rumah sakit yang kami miliki saat ini sangat minim sarana dan prasarana serta tenaga yang tersedia. Letak Pakpak Bharat yang sangat jauh sehingga butuh waktu yang lama apabila dilakukan proses rujukan pasien ke rumah sakit lain yang lebih memadai. Ini semua juga menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” katanya.

    Franc kemudian menyampaikan apresiasi atas arahan dan perhatian yang diberikan Kementerian Kesehatan terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pakpak Bharat.Terima kasih atas arahan dari Bapak Wamen,” ucap Bupati Franc.(M)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Bupati Franc Bernhard Tumanggor Temui Wamenkes Bahas Penguatan Fasilitas Kesehatan Pakpak Bharat Rating: 5 Reviewed By: HarianSwaraJiwa.Com
    Scroll to Top