| Dirut PDAM Tirta Nciho H.Wahlim Munthe |
Sidikalang //swara Jiwa //Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Nciho Kabupaten Dairi terus mengakselerasi peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat melalui program perluasan Sambungan Rumah (SR). Direktur Utama PDAM Tirta Nciho, H. Wahlim Munthe, menegaskan bahwa pihaknya menargetkan sebanyak 2.000 sambungan baru dapat terealisasi sepanjang tahun 2026.
Dalam pemaparannya, Wahlim Munthe menjelaskan bahwa progres awal menunjukkan tren positif. Hingga dua bulan berjalan, realisasi telah mencapai sekitar 250 SR yang tersebar di berbagai wilayah pelayanan,dan akan berkelanjutan kedepannya.
“Capaian ini menjadi indikator awal yang baik, namun untuk memenuhi target tahunan, kami menetapkan percepatan dengan rata-rata penambahan minimal 70 sambungan rumah per bulan,” ujarnya.
Secara teknis, pengembangan jaringan distribusi air bersih ini tidak hanya berfokus pada kuantitas pelanggan, tetapi juga pada optimalisasi sistem penyediaan air minum (SPAM) yang berkelanjutan. Salah satu upaya strategis yang tengah dikejar adalah pengoperasian sumber air di kawasan Sigalingging, Parbuluan, guna meningkatkan kapasitas produksi dan kontinuitas distribusi air.
Menurut Wahlim, saat ini tahapan krusial yang sedang berlangsung adalah proses kajian teknis dan penelitian oleh Balai opservasi Sungai (BOS) Sumatera II. Kajian tersebut mencakup analisis debit air, kelayakan lingkungan, serta keberlanjutan sumber daya air sebagai bagian dari prinsip pengelolaan berbasis hidrologi.
“Apabila hasil kajian dinyatakan layak, maka tahun ini sumber air tersebut ditargetkan sudah dapat dioperasionalkan pada tahap lanjutan,” jelasnya.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PDAM Tirta Nciho memiliki mandat strategis dalam penyediaan air bersih yang memenuhi standar kualitas kesehatan. Air baku yang bersumber dari mata air pegunungan dan aliran sungai diolah melalui instalasi pengolahan air (IPA) dengan sistem filtrasi dan desinfeksi, sebelum didistribusikan kepada pelanggan.
Wilayah layanan PDAM Tirta Nciho saat ini mencakup Kota Sidikalang sebagai pusat pemerintahan, serta sejumlah kecamatan dan desa yang telah terjangkau jaringan perpipaan aktif. Pelayanan yang diberikan meliputi pemasangan sambungan baru, pemeliharaan jaringan distribusi, serta penyediaan air untuk sektor domestik, komersial, dan institusi publik.
Dalam perspektif pembangunan berkelanjutan, peningkatan akses air bersih menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat dan kesehatan lingkungan. Oleh karena itu, upaya percepatan yang dilakukan PDAM Tirta Nciho tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berbasis pada pendekatan ilmiah dan manajemen sumber daya air yang terintegrasi.
Dengan strategi percepatan yang terukur dan dukungan lintas sektor, PDAM Tirta Nciho optimistis target 2.000 sambungan rumah dapat tercapai, sekaligus memperluas cakupan pelayanan air bersih yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Dairi.(clara)
0 komentar:
Posting Komentar