Simalungun /// Swara Jiwa /// Besar dugaan pembunuhan berencana adalah di duga keras teman dekat sendiri, sudah hampir setahun belum terungkap ketika kita menangani perkara ini kita sudah melaporkan ke mabes polri sampai saat ini belum terealisasi atau terungkap.
Adapun Kronologis Pada Malam hari mereka bersama sama di rumah jonres sinaga dan punya warung tuak dan sampai tengah malam dia dapat telepon dari seseorang yang tidak di ketahui identitasnya ,jadi keluar sekitar jam 11 malam, dan sampai pagi jonres sinaga tidak pulang pulang dan ada teman dekat, bangun sinaga adek mendiang ,dan teman dekat mendiang jonres sinaga juga mengajak jalan ke suatu kebun dekat rumah nya ,dan teman nya ini mengajak jln arah di kebun tersebut berinisial tak kenal, mengajak arah jalan dari jln tak benar ternyata jonres sinaga jumpa di kebun sudah terletak tidak bernyawa.
Adapun Nmr LP/A//01/2025 POLSEK TANAH JAWA ,DI LIMPAHKAN KE SATRESKRIM POLRES SIMALUNGUN,NMR B/247/V/2025 TERTANGGAL 28 MEI 2025 POLRES SIMALUNGUN / POLDA SUMUT.
apakah ada skenario yang sangat di duga keras atau masalah antara teman dekat ini sementara di polres simalungun sudah ada di duga dan di sebut sebut keluarga tetapi sampai saat ini belum ada tersangka kita sebagai PH lanjutan tetap semangat menghadapi ini ujar JAULI MANALU SH.
Keluarga korban pun angkat bicara dan menumpahkan kekecewaannya terhadap kinerja Polres Simalungun.
Henri Sinaga, ayah korban, menyatakan ketidakpuasannya. Ia menilai penanganan kasus oleh Polres Simalungun terkesan lamban bahkan mencurigakan.
Kami menduga ada yang ditutupi. Sudah 10 bulan Kasus ini belum terungkap, enam saksi diperiksa, hasil otopsi dari RS Bhayangkara juga sudah di tangan polisi, tapi pelakunya belum juga terungkap,” ujar Henri, Jumat (27/6/2025).
Keluarga meminta agar Kapolres Simalungun segera mengungkap kasus tersebut. "Tolong segera ungkap kasus ini," pintanya.
Mereka bahkan berharap Presiden RI dan Kapolri turun langsung menangani perkara ini.(Tim)


0 komentar:
Posting Komentar