NIAS UTARA // Swara Jiwa /// Klarifikasi mengejutkan datang dari Riska Zebua, warga Desa Hilina'a, Kec. Alasa Talumuzoi, Nias Utara. Beberapa hari terakhir akun Facebook mengatasnamakan dirinya viral karena mengklaim "mengetahui siapa pelaku" kematian AJZ, 17 tahun, siswa SMK yang jasadnya ditemukan di aliran sungai kecil kawasan perkebunan, Jumat sore 15 Mei 2026.
Lewat video resmi di akun Facebook Polres Nias dan Jajaran, Riska membantah tegas.
"Itu tidak benar. Itu bukan saya, melainkan akun palsu. Jika ada komentar seperti itu, jangan ditanggapi," tegasnya.
AJZ ditemukan warga sekitar pukul sore, 15 Mei 2026. Kasus ini langsung jadi perhatian warga Hilina'a dan jajaran Polres Nias. Namun di tengah proses penyelidikan, muncul akun bodong yang menunggangi tragedi dengan menyebar narasi liar soal dugaan pelaku.
Aksi ini langsung direspons Kasat Reskrim Polres Nias AKP Sonifati Zalukhu.
"Media sosial adalah ruang publik. Apa yang kita ketik dan bagikan mencerminkan siapa kita," ujarnya via telepon.
3 Imbauan Keras Polres Nias ke Warganet
Menyikapi maraknya akun palsu + hoax, Polres Nias mengingatkan :
1. Cek & Ricek : Pastikan kebenaran informasi sebelum klik "bagikan". Sumber resmi kasus ini hanya dari Polres Nias.
2. Stop Hoax : Jangan ikut menyebar narasi yang belum terverifikasi. Satu share bisa melukai keluarga korban + menghambat penyelidikan.
3. No Hate Speech : Hindari komentar kebencian dan adu domba. Jaga kedamaian Nias Utara di ruang digital.
Polisi saat ini masih mendalami kasus kematian AJZ. Masyarakat diminta menyerahkan informasi valid langsung ke penyidik, bukan ke kolom komentar akun tak jelas.
"Jempol Anda punya dampak. Bijaklah bermedsos," tutup AKP Sonifati Zalukhu.( Aris )



0 komentar:
Posting Komentar